Items(0)

Delete All
02 Nov 2020

Mitos dan Fakta Seputar Paper Cup

Bagi para pelaku usaha makanan dan minuman, gelas adalah salah satu sarana komunikasi terbaik dalam strategi pemasaran. Hal ini dikarenakan cangkir atau gelas ini mampu membawa lebih dari sekedar minuman; mereka mewakili merek Anda, dapat digunakan dalam promosi dan, yang terpenting, dapat membantu meningkatkan pengalaman pelanggan yang berkaitan dengan harapan tinggi pelanggan terhadap pengemasan jasa makanan dan minuman secara keseluruhan. Pelanggan tentunya memerlukan kemasan makanan dan minuman agar aman digunakan di dalam mobil, mudah dibawa dan dipegang saat dalam perjalanan, dan untuk melindungi produk di dalamnya. 

Untuk itu, pemilihan bahan pembuat cangkir atau gelas Anda sangatlah penting karena ini menunjukkan kepada pelanggan bagaimana Anda ingin mereka memandang bisnis Anda. Mulai dari seberapa besar Anda peduli dengan pengalaman mereka hingga seberapa besar Anda peduli dengan lingkungan. Sehubungan dengan hal ini, kertas adalah bahan tahan lama yang menawarkan banyak pilihan ramah lingkungan, dari yang terbarukan hingga dapat didaur ulang hingga dapat dibuat kompos. Namun, mitos seputar daur ulang paper cup sering menutupi manfaat sebenarnya. Berikut adalah beberapa fakta untuk membantu menghilangkan keraguan tentang penggunaan paper cup untuk bisnis minuman panas maupun dingin Anda.

 

Mitos No. 1: Paper cup tidak diterima di fasilitas daur ulang.

Fakta: Kertas secara umum merupakan sumber daya yang paling banyak didaur ulang; dalam persentase, lebih banyak kertas yang didaur ulang dibandingkan gabungan kaca, kaleng aluminium, dan plastik. Semakin banyak pelanggan serta pelaku usaha makanan dan minuman yang mendaur ulang paper cup melalui program daur ulang perumahan atau di dalam toko. 

 

Mitos No. 2: Lapisan plastik yang ditemukan di paper cup mencegah daur ulang.

Fakta: Memang benar bahwa semua paper cup memiliki lapisan plastik untuk mencegah kebocoran, tetapi ini tidak berarti paper cup tersebut tidak dapat didaur ulang. Produk kertas berlapis plastik ini dapat didaur ulang oleh beberapa pabrik kertas — fasilitas yang memproses bahan daur ulang dan mengubahnya menjadi produk baru – mereka mampu menanganinya. Plastiknya dibuang, meninggalkan serat yang berharga. Namun, karena daur ulang paper cup ini masih belum tersebar luas, sebaiknya hubungi fasilitas daur ulang lokal Anda untuk mengetahui apa yang diterimanya.

 

Mitos No. 3: Tidak banyak yang dapat saya lakukan untuk membuat pelanggan saya mendaur ulang gelas minuman karena mereka membuangnya di luar toko.

Fakta: Bergantung pada lokasi Anda, paper cup dapat didaur ulang di rumah pelanggan Anda, di toko, atau di tempat sampah daur ulang umum. Pernah mendengar tentang "mengembalikan gelas bekas"? Pertimbangkan untuk melakukannya di toko, dan hadiahi pelanggan Anda karena mengembalikan paper cup mereka untuk didaur ulang. Dan, jika Anda tahu komunitas Anda menerima paper cup untuk didaur ulang, pastikan untuk mengomunikasikannya kepada pelanggan Anda melalui papan nama di dalam toko dan media sosial.

 

Mitos No. 4: Pelanggan saya tidak peduli dengan opsi yang lebih ramah lingkungan.

Fakta: Kesadaran lingkungan ada di benak banyak konsumen. Lima puluh persen pembeli adalah milenial, dan mereka merupakan 34% pelanggan ritel makanan dan minuman. Meskipun ada perdebatan tentang perilaku daur ulang di kalangan milenial, penelitian menunjukkan bahwa konten daur ulang dan kemampuan daur ulang penting untuk usia 25 hingga 33 tahun, sementara usia 18 hingga 24 tahun mengharapkan program tukar tambah atau menjual kembali bahan yang dapat didaur ulang. Sejauh ini, kelompok terbesar yang melindungi sistem daur ulang adalah generasi baby-boomer, yang anggotanya diketahui mengidentifikasi diri mereka tertarik pada gerakan lingkungan, dan secara aktif terlibat dalam daur ulang. Sementara itu, untuk meningkatkan kesadaran konsumen akan pilihan yang lebih ramah lingkungan, Anda dapat menyediakan paper cup — sambil membantu konsumen memahami alasan Anda menggunakannya. Dengan demikian, itu dapat memposisikan merek Anda secara positif dengan basis konsumen Anda saat ini dan di masa depan.

 

Itulah beberapa mitos dan fakta seputar penggunaan paper cup. Bagi Anda yang memiliki bisnis minuman dan tertarik untuk menjadikan paper cup sebagai alternatif kemasan minuman Anda, maka Anda dapat mempercayakannya pada Virtus Pack. Virtus Pack adalah pelopor pertama untuk kemasan makanan dan minuman sekali pakai di Indonesia dengan kualitas tinggi serta dibuat dari bahan yang aman bersentuhan langsung dengan makanan dan minuman.

Sebagai pemasok terkemuka untuk kemasan makanan dan minuman premium, Virtus Pack memiliki fitur yang berbeda dari kemasan lain, seperti transparansi wadah yang tinggi sehingga membuat makanan dan minuman tampil lebih elegan, material yang dapat di microwave hingga 110 C, dan memiliki fitur locking yang membantu wadah makanan dan minuman terkunci dengan mudah. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat langsung mengunjungi website official dari Virtus Pack di https://www.virtuspack.com/id.